Translator

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

0 10 Letusan Gunung Berapi yang Paling Dahsyat

Beberapa hari ini eropa dibuat kalang kabut dengan meletusnya Gunung Ejafjallajakul di Islandia. Yang mengakibatkan ribuan penerbangan dibatalkan. Padahal itu belum seberapa lho tingkat letusannya. Bayangkan bila letusannya lebih besar lagi...? Hii..ngeri. Moga aja tidak terjadi.

Ah jadi ingat tentang letusan gunung terbesar sepanjang sejarah. Kali ini aku tampilkan 11 Letusan gunung terbesar di dunia:

1. Gunung Toba




Kajian palaeogeografi ahli asal AS mengetengahkan temuan terkini tentang letusan dahsyat gunung Toba di Sumatera yang menyajikan bukti tak terbantahkan betapa letusan “mega-colossal” gunung berapi zaman purbakala yang terjadi 73.000 tahun silam menimbulkan dampak dahsyat luar biasa hingga memusnahkan keberadaan kawasan hutan di anak benua India yang letaknya terpisah sejauh 3.000 mil dari pusat letusan yang kini menjadi danau Toba.

Bukti-bukti riset mencakup debu sampel penelitian yang ditemukan di lokasi daratan India, Samudera Hindia, Teluk Benggali, dan laut China Selatan dari kejadian letusan yang diperkirakan melontarkan material dan debu vulkanis hingga sejumlah 800 km³ ke atmosfir bumi dan membuat gunung berapi zaman purbakala tersebut lenyap tinggal meninggalkan kawah di muka bumi yang kini menjadi danau Toba dengan dimensi panjang 100km dan lebar 35km menjadi bukti peninggalan danau vulkanis terbesar sejagat.




Digambarkan kedahsyatan dampak letusan ini menjadikan partikel debu pada lapis atmosfir menghalangi sinar matahari ke bumi serta memantulkan kembali panas radiasi hingga selama selang 6 tahun hingga serta merta memunculkan zaman “Instant Ice Age” di muka bumi yang berdasarkan analisa penelitian lapisan es di Greenland zaman es ini berlangsung selama 1.800 tahun.

Jika ditelaah dari data skala VEI : (Volcanic Explosivity Index) yang dipergunakan USGS (Geological Survey Amerika Serikat), letusan luar biasa gunung Toba zaman purbakala ini diklasifikasikan kategori VEI : 8 hingga disebut “mega-colossal” yang antara lain dicirikan dari besaran volume lontaran material vulkanis letusan -/+ 1.000 km³.



Sebagai perbandingan letusan g. Tambora (th. 1815) di kepulauan Nusa Tenggara termasuk dalam skala VEI : 7 , sedangkan peristiwa dahsyat letusan g. Krakatau (th.1883) hingga tinggal menyisakan pulau Anak Krakatau sekarang ini termasuk dalam VEI : 6.

Pada gilirannya letusan “mega-colossal” gunung berapi Toba berdampak pula terhadap proses evolusi manusia di muka bumi, walau ini masih menjadi kontroversi diantara kalangan ilmuwan.

Prof. Ambrose sendiri berpegang kajian risetnya yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah “Journal of Human Evolution” pada tahun 1998 termasuk ahli yang meyakini bahwa letusan mega volcanoToba dan kemunculan Zaman Es sesudahnya menjadikan keadaan relatif kurangnya keragaman genetika yang ada pada manusia modern sekarang ini.

Bahkan dinyatakannya peristiwa luar biasa ini nyaris mengakibatkan manusia punah dari muka bumi.


2. Gunung Laki di Islandia



Laki adalah sebuah gunung api di Islandia yang legendaris yang telah tertidur sejak letusan terakhirnya yang sangat dahsyat di tahun 1783. Dengan ketinggian 1.725 meter, gunung api ini menyebabkan kerusakan di seluruh negara ketika secara spektakuler meletus, membunuh di atas 50% populasi makhluk hidup di Islandia dengan awan belerang dan fluorine beracunnya.

Kelaparan menjadi penyebab matinya 25% populasi tersebut. Air mancur lahar memancar hingga 1.400 meter tingginya. Seluruh dunia merasakan akibat dari letusan tersebut. Awan beracun menyebar hingga ke Eropa, menutupi langit belahan bumi bagian utara yang menyebabkan musim dingin datang lebih awal di Inggris dan membunuh 8.000 orang.

Di Amerika Utara, musim dingin 1784 menjadi musim dingin terpanjang dan paling dingin yang pernah tercatat. Ada catatan lebih banyak salju di New Jersey, sungai Mississippi membeku di New Orleans, dan di ditemukan es di Teluk Mexico!.

3. Gunung Vesuvius



Gunung api ini menjadi nomor dua untuk kekejamannya, menyebabkan kematian hingga 25,000 nyawa. Ketika Vesuvius dengan letusan yang maha dahsyat di tahun 79 SM, sepenuhnya telah menguburkan kota Pompeii di bawahnya dengan memuntahkan ‘isi perutnya’ selama 20 jam nonstop. Sejak itu, gunung api ini meletus lusinan kali dan terakhir pada tahun 1944 beberapa desa didekatnya telah dibinasakan..

4. Gunung Tambora



Tambora adalah gunung api aktip dari 130-an gunung api yang yang ada di Indonesia. Gunung raksasa setinggi 4,300 meter telah ‘melakukan’ serangkaian ledakan dari April hingga Juni di tahun 1815 dan mengguncangkan dunia dengan after-effect-nya yang mengubah stratosfir dan menyebabkan kelaparan yang buruk hingga ke US dan Eropa pada abad ke 19.

Batu merah berpijar menghujani angkasa ketika sepenuhnya gunung tersebut meletus. Semua tumbuh-tumbuhan pada pulau dimana gunung tersebut berada dibinasakan oleh lahar dan awan beracun. Secara keseluruhan, lebih 71,000 orang tewas karena terbakar, kelaparan ataupun keracunan.

5. Gunung Krakatau



Krakatoa, juga dikenal sebagai Krakatau, adalah pulau vulkanis yang still-dangerous, terletak di Selat Sunda, Indonesia. Agustus 1883, sebuah rangkaian ledakan dahsyat yang mengerikan dengan kekuatan 13,000 kali lebih besar dari bom Hiroshima. Ledakannya terdengar hingga ke Perth, Australia.

Muntahan lebih dari 21 kilometer kubik batu dan debu membumbung hingga setinggi 70 mil. Secara resmi, lebih dari 37,000 orang tewas. Namun dengan tsunami yang ditimbulkannya, korban sepertinya bisa lebih besar lagi.

6. Gunung Mount Peele



Gunung api yang terletak di Martinique, kini menjadi tujuan wisatawa di Perancis yang populer untuk mengenang bahwa sesuatu yang sangat mematikan telah terjadi di sini. Pada tahun 1902, sebuah letusan yang terbesar di abad 20 terjadi di sini dan menewaskan lebih dari 30,000 orang.

Dimulai dengan letusan kecil beruntun yang hanya mengeluarkan asap, belerang dan debu dan pada April 1902, gunung api ini tidak sepenuhnya meletus sampai tanggal 8 Mei 1902. Air mancur lahar yang menyala, dan awan beracun meluncur deras dengan kecepatan 600 mil per jam dari gunung api tersebut.

Dengan temperatur 1075 derajat, lahar telah mendidihkan kota St.Pierre bawahnya. Kota terbakar berhari-hari kemudian. Hanya dua orang yang selamat pada waktu itu.

7. Gunung Ruiz



Nevado Del Ruiz, Kolumbia, dikenal karena laharnya yaitu mudflow atau longsoran yang terdiri atas air dan material pyroclastic yang mengalir dan mematikan . Di tahun 1595, 635 orang terbunuh setelah lumpur yang yang mendidih seperti dituangkan ke dalam sungai Guali dan Lagunillas, dan di tahun 1845 lebih dari 1,000 orang tewas.

Kota Armero yang dibangun di atas magma yang mengering telah kehilangan hampir seluruh populasi penduduknya ketika di tahun1985, sebuah letusan telah mengalirkan lahar dengan kecepatan 40 mil per jam dan mengubur kota. Lebih dari 23,000 orang tewas.

8. Gunung Unzen




Unzen yang terdiri dari beberapa lapis stratovolcanoes terletak di daerah Kyushu, Jepang. Gunung api setinggi 1,500 meter ini masih aktip hingga kini. Pada tahun1792 beberapa kubah lahar roboh, menyebabkan tsunami yang membunuh lebih 15,000 orang. Sebuah letusan terbaru di tahun 1991 telam membunuh lebih dari 40 orang dan menyebabkan kerusakan luar biasa pada bangunan-bangunan disekitarnya.

9. Gunung Kelud



Sejak abad ke-15, Gunung Kelut telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa.

Sebuah sistem untuk mengalihkan aliran lahar telah dibuat secara ekstensif pada tahun 1926 dan masih berfungsi hingga kini setelah letusan pada tahun 1919 memakan korban hingga ribuan jiwa akibat banjir lahar dingin menyapu pemukiman penduduk.

10. Gunung Papandayan



Papandayan adalah sebuah gunung api semi-aktif yang terletak di pulau Jawa, Indonesia. Pada 1772, gunung api ini meletus menghancurkan 40 desa di dekatnya. Lebih dari 3,000 orang terbunuh. Gunung api ini diperkirakan masih sangat berbahaya dan terus mengeluarkan asap dan letusan-letusan di tahun 1923, 1942, dan terus meningkatkan kekuatannya di tahun 2002.

11. Mount Lamington



Lamington adalah gunung api dengan ketinggian 1,680 meter yang terletak di Papua New Guinea. Sialnya hingga tahun 1951, penduduk setempat di Provinsi Oro ini mengira gunung tersebut hanyalah gunung biasa yang ditumbuhi pepohonan.

Hingga suatu malam pada 18 Januari, lahar dan asap mulai untuk keluar dari puncaknya, dan tiga hari kemudian, sebuah ledakan sangat besar dari sisi utara, menyebabkan langit ditutupi debu tebal dan gerimis magma bercampur uap sulfur. Dalam beberapa bulan kemudian getaran dan letusan terus berlanjut hingga radius 10 mil. Ledakannya menyebabkan total hampi 3,000 
Read more

0 9 Tempat Menakjubkan di Dunia yang Kurang Diperhatikan

1. Chocolate Hills (Filipina)
Terdiri dari sekitar 1.268 bukit-bukit berbentuk kerucut yang mempunyai ukuran yang sama, luas lebih dari 50 kilometer persegi (20 mil persegi), formasi geologi ini sangat tidak biasa, yang disebut Chocolate Hills, terletak di BoholFilipina. Ada beberapa hipotesis tentang pembentukan perbukitan.

Perbukitan ini termasuk pelapukan kapur sederhana, vulkanisme sub-laut, yang mengangkat dari dasar laut dan sebuah teori yang baru yang menyatakan bahwa merupakan sebuah gunung berapi kuno yang aktif   hancur, kemudian memuntahkan batu besar yang kemudian ditutup dengan batu kapur dan kemudian terdorong keluar dari dasar laut.

2. Wave Rock (Australia)
The Rock Wave adalah formasi batuan alam yang terletak di Australia Barat. Seperti namanya batu ini berbentuk seperti gelombang laut melanggar tinggi. Luasnya mencakup beberapa hektar; Wave Rock ini mempunyai tinggi sekitar 15 meter dan panjang sekitar 110 meter. 

Salah satu aspek dari Wave Rock jarang ditampilkan pada foto adalah penahan dinding sekitar setengah batu itu. Ini mengikuti kontur dan memungkinkan air hujan akan dikumpulkan dalam sebuah bendungan. Ini dibangun pada tahun 1951 oleh Departemen Pekerjaan Umum.

3. Hell Gate (Uzbekistan)
Dipanggil oleh penduduk setempat Pintu ke Neraka, tempat ini di Uzbekistan terletak di dekat kota kecil Darvaz. Ketika ahli geologi yang melakukan pengeboran untuk gas, 35 tahun yang lalu, tiba-tiba mereka menemukan sebuah gua bawah tanah yang begitu besar. 

Tak ada yang berani ke sana karena gua itu penuh dengan gas, sehingga mereka menyulutnya sehingga tidak ada gas beracun bisa keluar dari lubang, dan sejak itu, telah terbakar. Tidak ada yang tahu berapa banyak ton gas yang sangat bagus ini terbakar selama bertahun-tahun, namun sepertinya menjadi tak terbatas.

4. Giants Causeway (Irlandia)
Luas sekitar 40.000 kolom saling basal, yang Giants Causeway adalah hasil dari sebuah letusan vulkanis kuno. Terletak di pantai utara-timur Irlandia Utara, sebagian besar kolom berbentuk heksagonal, meskipun ada juga berbentuk segi empat, segi lima, segi tujuh dan segi delapa. 

Yang tertinggi sekitar 12 meter (36 kaki) tinggi, dan lava mengeras di tebing setebal 28 meter di beberapa tempat. Dalam sebuah jajak pendapat 2005 dari pembaca Radio Times, jalan lintas itu bernama sebagai keajaiban alam keempat terbesar di Britania Raya.

5. Blue Lake Cave (Brazil)
Mato Grosso melakukan wilayah Sul di Brasil (dan khususnya kota yang tenang Bonito) menawarkan banyak danau bawah tanah yang mengagumkan: "Gruta do Lago Azul".

Dunia yang terkenal "Gruta do Lago Azul” (Blue Lake Cave) adalah monumen alam yang interior dibentuk oleh stalaktit, stalagmit dan sebuah danau biru besar dan indah dari danau ini. Sesuatu yang mengesankan. The Blue Lake Wave memiliki berbagai formasi geologi dan sangat mengesankan terutama untuk air berwarna biru di dalamnya.

6. Eye of the Sahara (Mauritania)
Bentuklahan ini spektakuler di Mauritania di bagian barat daya dari gurun Sahara yang begitu besar dengan diameter 30 mil yang terlihat dari ruang angkasa. 

Struktur Richat disebut - atau Mata Sahara - formasi ini awalnya dianggap disebabkan oleh tabrakan meteorit tapi sekarang ahli geologi percaya merupakan produk dari pengangkatan dan erosi. Penyebab bentuk lingkaran masih misteri sampai sekarang.

7. Crystal Cave of the Giants (Mexico)
Ditemukan jauh di dalam sebuah tambang di Meksiko Chihuahua selatan, kristal ini terbentuk di dalam sebuah gua alam benar-benar tertutup dalam batuan dasar. Gua yang penuh kristal spektakuler setinggi pohon pinus, dan dalam beberapa kasus yang lebih besar dalam lingkaran, warna mereka seperti emas dan perak yang tembus pandang dan mempunyai bentuk luar biasa. 

Gua Kristal Giants ditemukan dalam tubuh batu gamping yang sama. Bijih perak-seng-timbal tubuh dieksploitasi oleh tambang dan mungkin dibubarkan oleh cairan hidrotermal yang sama yang didepositkan logam dengan gipsum yang sedang mengkristal selama tahap berkurang mineralisasi.

8. Great Blue Hole (Belize)
Bagian dari Lighthouse Reef System, The Great Blue Hole terletak sekitar 60 mil dari luar daratan Belize City. A, lubang besar hampir sempurna melingkar sekitar satu seperempat mil (0,4 km) di, itu salah satu tempat menyelam yang paling mengejutkan yang akan ditemukan di manapun di bumi. 

Di dalam lubang ini, air adalah 480 kaki (145 m) dalam dan itu adalah kedalaman air yang memberikan warna biru tua yang menyebabkan struktur seperti di seluruh dunia dikenal sebagai "lubang biru."

9. Antelope Canyon (Arizona - USA)
Yang paling sering dikunjungi dan difoto ngarai di Southwest Amerika, Antelope Canyon terletak di atas tanah Navajo dekat Page, Arizona. 

Ngarai ini termasuk dua yang terpisah, bagian slot fotogenik ngarai, disebut sebagai Upper individual Antelope Canyon - atau "Crack" - dan Hilir Antelope Canyon - atau "pembuka botol."

Nama Navajo untuk Upper Antelope Canyon adalah bighanilini Tse ', yang berarti "tempat di mana air mengalir melalui batu-batu." Antelope Canyon adalah lebih rendah Hasdestwazi, atau "spiral lengkungan batu." Keduanya terletak dalam Bab LeChee Bangsa Navajo.

10. The Wave (antara Arizona dan Utah - USA)
J-rock cantik merah di perbatasan Arizona dan Utah, The Wave terbuat dari gundukan pasir 190-juta tahun yang telah berubah menjadi batu. 

Formasi ini tidak banyak diketahui hanya dapat diakses dengan berjalan kaki melalui kenaikan tiga mil dan sangat diatur.
Read more

Delete this element to display blogger navbar

 
© Silver_Moon | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger